Pembuatan desain banner yang efektif memerlukan perhatian pada berbagai elemen kunci untuk memastikan pesan yang disampaikan dapat menarik perhatian audiens dan memotivasi mereka untuk bertindak. Proses dimulai dengan pemilihan tema yang relevan dengan produk atau layanan yang dipromosikan, seperti gambar makanan untuk produk makanan dan minuman. Penempatan logo di bagian atas banner juga sangat penting sebagai identitas bisnis yang memperkenalkan brand kepada pengunjung.
Desain banner yang sederhana, dengan kata-kata yang efektif dan efisien, dapat menghindari kebosanan pembaca, sementara kalimat yang menarik dan tepat dapat meningkatkan rasa penasaran dan urgensi. Ukuran font yang mudah dibaca serta pemilihan gambar berkualitas tinggi turut mendukung daya tarik visual banner.
Penggunaan warna yang mencolok namun seimbang juga berperan penting dalam menarik perhatian. Terakhir, menyertakan Call to Action (CTA) yang jelas dapat mendorong audiens untuk segera melakukan tindakan, seperti membeli produk atau menghubungi pihak terkait. Dengan memperhatikan aspek-aspek ini, banner yang dirancang akan lebih efektif dalam menyampaikan pesan dan mencapai tujuan pemasaran.
Berikut adalah tips cara membuat desain banner yang menarik
1. Menentukan Tema Banner
Sebelum membuat banner, tentukan temanya terlebih dahulu.
Tema yang tepat tentunya akan membuat pengunjung aware dan melihat promosi yang kamu tawarkan.
Misalnya saat kamu ingin mempromosikan produk food and baverage, maka tema yang bisa kamu gunakan adalah gambar-gambar berisi makanan atau minuman.
2. Menempatkan Logo di Bagian Atas
Logo adalah identitas dari brand atau toko yang kamu miliki.
Jika pada banner tidak ada logo bisnis atau tokomu, maka orang yang melihat tidak akan tahu siapa kamu.
Logo sendiri bisa berupa gambar atau desain tulisan yang menggambarkan brand atau toko.
Dalam membuat banner, sebisa mungkin tempatkan logo pada bagian atas dimana orang pertama kali mulai membaca. Ini penting untuk menarik mereka.
Selain itu, dengan adanya logo ini tentu orang akan lebih mengingat mengenai brand tokomu.
Oleh karenanya buatlah logo semenarik mungkin sehingga mampu membuat orang lewat minimal melirik untuk melihat dengan jelas.
3. Tidak Mengandung Terlalu Banyak Tulisan
Saat membuat banner, pastikan untuk tidak mengisinya dengan terlalu banyak tulisan.
Gunakan kata yang efektif dan efisien karena banner dengan tulisan padat justru akan membuat orang malas untuk membacanya.
Jadi buat yang simpel saja agar orang mampu menangkap maksud atau isi banner meskipun hanya melihatnya sekilas.
Misalnya dengan cara menonjolkan diskon atau keunikan produk.
4. Memilih Kalimat Penyampaian yang Tepat
Membuat banner juga harus memerhatikan pemilihan kata yang tepat.
Kamu bisa mencoba untuk menggunakan kata-kata yang mengundang penasaran namun juga jelas. Apakah ingin memperkenalkan produk baru, diskon, hadiah spesial dan lain-lain.
Dengan begitu akan membuat pembaca tertarik untuk mengetahui lebih lanjut.
Selain itu kamu juga bisa menggunakan kalimat-kalimat mendesak untuk membuat orang segera bertindak.
5. Menggukanan Ukuran Font yang Mudah Dibaca
Ukuran dan jenis huruf menjadi hal penting yang harus kamu perhatikan dalam pembuatan banner. Jangan terlalu banyak jenis huruf karena akan mengganggu pembaca untuk menangkap informasi di banner.
Perhatikan juga ukuran huruf. Jangan terlalu kecil dan membuat informasinya tidak bisa dibaca.
6. Menggunakan Gambar Resolusi Tinggi
Penelitian meyebutkan bahwa kemampuan otak menangkap informasi dalam bentuk gambar lebih cepat daripada bentuk tulisan.
Untuk itu, gambar merupakan elemen penting dalam sebuah banner.
Di sini kamu jangan sembarangan asal pilih gambar. Pastikan juga bahwa gambar yang kamu pilih punya resolusi atau kualitas yang tinggi.
7. Menggunakan Warna yang Pas
Meskipun kelihatannya sepele, namun ternyata warna sangat berpengaruh dalam hal menarik orang.
Warna yang mencolok tentu akan lebih mampu menarik perhatian orang untuk melihat dan membaca. Tapi tetap harus perhatikan kombinasi warnanya.
Kombinasi warna yang efektif akan mampu meningkatkan daya tarik orang untuk mengklik banner tersebut.
Secara umum desain banner yang baik dibuat dari 3 warna dominan saja. Jangan sampai ada terlalu banyak warna dan membuat desain terlalu pusing untuk dilihat.
8. Menyertakan CTA (Call to Action)
CTA adalah tujuan yang ingin capai, seperti ajakan bagi pengunjung website untuk bertindak. Bentuk ajakannya bisa bermacam-macam, misalnya menghubungi, membeli, melihat produk, dan sebagainya.