Hallo Sobat UMKM,
Mungkin sobat ada yang masih bertanya-tanya terkait peran manajemen itu apa?
Disini mincus akan menjelaskan tetang peran manajemen bagi suatu bisnis yang dikutip dari buku “Manajemen UMKM dan Koperasi” karya Sri Handini, dkk.
Menurut Henry Mintzberg, seorang ahli manajemen terkemuka, kita dapat memahami dengan baik apa yang dilakukan oleh para manajer dengan melihat peran yang mereka jalankan di tempat kerja. Dalam penelitiannya terhadap para manajer, Mintzberg mengembangkan sebuah kerangka kerja untuk mengidentifikasi tugas-tugas yang mereka lakukan. Hasilnya, ia mengidentifikasi sepuluh peran manajerial yang saling terkait erat. Konsep “peran manajemen” ini mengacu pada berbagai jenis perilaku yang diperlukan dalam pekerjaan manajerial.
Dari sepuluh peran manajerial yang diidentifikasi oleh Mintzberg, kita dapat mengelompokkannya ke dalam tiga kategori utama:
- Peran Antarpribadi
Melibatkan interaksi dengan orang lain, baik dalam organisasi maupun di luar organisasi. Ini termasuk menjadi pemimpin simbolis, pemimpin yang memberikan arahan, dan penghubung antara berbagai pihak. - Peran Informasional
Melibatkan pengelolaan informasi. Ini mencakup menerima, mengumpulkan, dan menyebarkan informasi. Peran-peran ini meliputi pemantau yang mengawasi perkembangan, penyebar yang menyebarkan informasi penting, dan juru bicara yang berkomunikasi dengan berbagai pihak. - Peran Pengambil Keputusan
Berkaitan dengan membuat keputusan dalam berbagai konteks. Ini termasuk peran wirausahawan yang mencari peluang, penyelesai gangguan yang menangani masalah, pembagi sumber daya yang mengalokasikan sumber daya, dan perunding yang terlibat dalam negosiasi.
Untuk menjalankan tugas dan aktivitas terkait manajemen, seorang manajer perlu memiliki keterampilan khusus. Apa saja keterampilan yang diperlukan?
Menurut penelitian yang dilakukan oleh Robert L. Katz pada tahun 1970-an, terdapat tiga keterampilan utama yang diperlukan oleh seorang manajer.
- Keterampilan Teknis
Ini melibatkan pengetahuan dan keahlian dalam bidang khusus, seperti rekayasa, komputer, akuntansi, atau produksi. Keterampilan ini sangat penting, terutama untuk manajer tingkat rendah yang berinteraksi langsung dengan karyawan yang melaksanakan pekerjaan dalam organisasi. - Keterampilan dalam Berinteraksi dengan Orang Lain
Ini mencakup kemampuan untuk bekerja sama dengan baik dengan individu atau dalam kelompok. Karena manajer berurusan langsung dengan orang-orang, keterampilan ini adalah faktor kunci dalam keberhasilan mereka. Manajer yang mahir dalam berhubungan dengan orang lain dapat menginspirasi, memotivasi, memimpin, membangkitkan semangat, dan membangun kepercayaan. Keterampilan ini penting di semua tingkat manajemen. - Keterampilan Konseptual
Ini adalah kemampuan untuk berpikir dan memahami situasi yang kompleks dan abstrak. Dengan keterampilan ini, seorang manajer mampu melihat organisasi secara menyeluruh, memahami hubungan antar unit, dan mengantisipasi bagaimana organisasi tersebut berinteraksi dengan lingkungan yang lebih luas. Keterampilan konseptual ini sangat vital untuk manajer tingkat puncak.