Halo sobat custoom.in
Untuk artikel kali ini min.in ingin membahas seputar warna, yang mana warna adalah salah satu faktor penting sebelum kita melakukan proses desain khususnya desain kemasan. Dengan tampilan warna yang harmonis membuat desain kemasan kita menjadi terlebih lebih menarik dan elegan.

Pengertian Warna

Warna adalah spektrum tertentu yang terdapat di dalam suatu cahaya sempurna (warna putih) yang merupakan pantulan tertentu dari cahaya yang dipengaruhi oleh pigmen yang terdapat di permukaan bend.
Warna merupakan pelengkap gambar serta mewakili suasana kejiwaan pelukisnya dalam berkomunikasi. Warna juga merupakan unsur yang sangat tajam untuk menyentuh kepekaan penglihatan sehingga mampu merangsang munculnya rasa haru, sedih, gembira, mood atau semangat, dll.  

Dalam sebuah desain, komposisi warna sangat penting. Komposisi berarti to compose, yang berarti mengarang, menyusun atau mengubah. Johannes Itten dalam buku The Elements of Color 1970 pada halaman 91 menyatakan :

 “Efek sebuah warna dalam komposisinya ditentukan oleh situasi karena warna selalu dilihat dalam hubungannya dengan lingkaran. Warna yang dikeluarkan dari lingkarannya akan memiliki kekuatan sendiri. Nilai-nilai kepentingan sebuah warna dalam komposisi tidak berdiri sendiri. Kualitas dan kuantitas keluasannya merupakan factor yang sangat menunjang.”

Teori Tentang Warna
Teori Sir Isaac Newton (1642-1727)  Dari percobaannya, Newton menyimpulkan bahwa apabila dilakukan pemecahan warna spectrum dari sinar matahari, akan dihasikan warna merah, jingga, kuning, hijau, biru, dan ungu alias mejikuhibiniu. Warna-warna itu bisa ditangkap mata manusia pada saat ada pelangi.

Pengelompokan Warna

1. Warna Premier

Warna primer adalah warna induk atau warna yang tidak di hasilkan dari campuran warna apapun yang menjadi pedoman setiap orang untuk menggunkannya. Dalam penggunaannya warna premier ada dua macam. Untuk grafis, yang dipakai adalah pigmen yang terdiri dari biru (cyan), merah (magenta), dan kuning (yellow). Pada foto dan grafis komputer, warna premier cahaya terdiri dari red, green, dan blue (RGB). Dalam komputer, warna-warna yang pertama cyan, magenta dan yellow masih ditambahkan warna key (hitam) sehingga dikenal istilash CMYK.

2. Warna Skunder

Warna sekunder merupakan percampuran antara warna primer
1. Merah + Kuning = Oranye/Jingga 
2. Kuning + Biru = Hijau
3. Merah + Biru = Ungu/Violet 

3. Warna Tersier

Warna tersier merupakan percampuran antara warna sekunder dengan primer. 
1. Kuning + Orange = Kuning Keorangenan
2. Merah + Orange = Merah Keorangenan
3. Biru + Hijau = Biru Kehijauan

Teknik Menyelaraskan Warna

Color wheel adalah dasar warna yang digambarkan dalam bentuk lingkaran.

Color wheel terdiri dari tiga warna dasar atau disebut juga warna primer yaitu merah, biru, dan kuning. Kemudian campuran dari dua warna dasar ini akan melahirkan warna baru yang disebut dengan warna sekunder.

Warna primer yang dicampurkan dengan warna sekunder akan menghasilkan warna tersier. Warna-warna inilah yang digambarkan dalam sebuah lingkaran warna.

Berikut adalah teknik menyelaraskan warna menggunakan color wheel:

1. Teknik Komplementer

Warna komplementer adalah dua warna yang saling berseberangan (memiliki sudut 180°) di lingkaran warna. Dua warna dengan posisi kontras komplementer menghasilkan hubungan kontras paling kuat. Misalnya jingga dengan biru.

2. Teknik Split Komplementer

Warna split komplementer adalah dua warna yang saling agak berseberangan (memiliki sudut mendekati 180°).
3. Teknik Triad Komplementer

Warna triad komplementer adalah tiga warna di lingkaran warna yang membentuk segitiga sama kaki dengan sudut 60 °.

4. Teknik Tetrad Komplementer

Warna tetrad komplementer disebut juga dengan double komplementer, adalah empat warna yang membentuk bangun segi empat (dengan sudut 90°).

5. Teknik Analogus

Warna analogus merupakan kombinasi dari warna-warna terdekat. Misal : warna biru muda akan serasi dengan warna biru elektrik, dan biru keunguan akan terlihat harmonis dengan biru elektrik. Begitu juga dengan kombinasi ketiga warna itu satu sama lain.

6. Teknik Monokromatik

Warna monokromatik merupakan perpaduan beberapa warna yang bersumber dari satu warna dengan nilai dan intensitas yang berbeda. Misal : hijau jika dikombinasikan dengan warna hijau dengan nilai dan intensitas yang berbeda akan menciptakan suatu perpaduan yang harmonis dan menciptakan kesatuan yang utuh pada desain.

Jadi seperti itulah teknik-teknik pengambilan warna menurut teori warna agar warna yang kita pilih terlihat lebih harmonis dan elegan.
Semoga bermanfaat,